Tips Membuat Presentasi Powerpoint yang Profesional

Tehnik presentasi yang baik,dinamis,dan professional

September 14, 2008

Microsoft PowerPoint merupakan program aplikasi windows untuk membuat presentasi yang sangat popular. Microsoft PowerPoint mudah digunakan dan menyediakan banyak fasilitas untuk membuat presentasi yang menarik. Kita dapat bebas berkreasi untuk membuat presentasi. Kita dapat memasukan suara, menampilkan gambar, foto, video, dan menambahkan efek animasi di dalam presentasi. Microsoft Power Point dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan , misalnya presentasi oral, profil perusahaan (Company Profile), pengenalan produk, presentasi penjualan, ilustrasi panggung, bahkan dapat digunakan untuk membuat iklan mini.

Persiapan
• Buatlah kerangka utama presentasi kamu, Bandingkan dengan minat pendengar
• Ketahui karakteristik dan dasar pengetahuan pendengar:
Pembukaanmu harus “menggiring” pendengar pada satu pemikiran.
Dari pembukaan ini, tunjukkan pendapat/topik yang akan disampaikan.
• Kemudian mulailah memasuki argumentasi.
• Melihat poin di atas, persempit topik presentasimu menjadi beberapa pemikiran utama.
• Latihlah presentasimu, entah itu kamu rekam sendiri, atau melakukannya di hadapan beberapa teman.

Teknik Presentasi
• Buat suasana yang santai dan rileks untuk pendengarmu, misalnya dengan guyonan yang relevan, atau ambil perhatian mereka dengan bahasa tubuh atau peristiwa yang dramatik.
• Gunakan kata ganti “personal” (misalnya kita) dalam memberikan presentasi.
• Lakukan kontak mata dengan pendengar.
• Presentasikan topik kamu dengan menggunakan suara yang ramah/akrab, tapi beri variasi sebagai penekanan pada beberapa kata.
• Gunakan kata/kalimat transisi yang memberitahukan pendengar bahwa kamu akan menuju ke pemikiran yang lain.
• Berilah pertanyaan-pertanyaan kepada pendengar untuk melibatkan mereka.
• Ambil kesimpulan sesuai dengan pemikiran/argumentasi yang sudah dipresentasikan.
• Sisakan waktu untuk pertanyaan, dan mintalah masukkan pada:
isi presentasi (ide-ide berhubungan yang mungkin belum disentuh)

Penggunaan Alat Audio-visual
• Bila menggunakan komputer, periksa apakah hardware-nya cocok dengan software yang hendak kamu gunakan. Periksa juga apakah dokumenmu bisa digunakan dengan versi software yang ada.
• Datanglah lebih pagi, serta periksalah apakah semua alat bantu yang hendak digunakan (audio, visual, komputer) bisa dilihat, didengarkan, dan dimengerti oleh semuanya.
• Gunakan huruf-huruf sederhana dan berukuran besar agar bisa dibaca dengan mudah (tampilan visual).
• Perlengkapi setiap pemikiran utamamu dengan material yang bisa ditunjukkan.
• Jangan membagikan kertas (handout), termasuk kerangka utama, sebelum presentasimu (atau pendengar akan terfokus untuk membacanya daripada mendengarkan presentasimu).

Tips menggunakan Animasi
• Jangan berlebihan
• Sesuaikan animasi dengan isi presentasi
• Perhatikan waktu yang disediakan
• Jangan banyak menggunakan efek

Keunggulan penggunaan efek animasi pada presentasi antara lain:
• Presentasi lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton
• Membantu memperjelas isi presentasi
• Menarik perhatian audience MS PowerPoint tidak hanya digunakan untuk membantu presentasi oral saja, tetapi dengan banyaknya fasilitas yang dimilikinya PowerPoint dapat juga digunakan untuk membuat presentasi produk atau profil perusahaan yang ditampilkan tanpa perlu orasi pembicara.

A. Membuat dan Menambahkan Slide Baru
• Cara Membuat Slide Baru :
 Klik Menu File > New
 Akan muncul beberapa pilihan pada New Presentasi Task Pane dikolom kanan
 Pilih pilihan slide baru : blank presentation, from design template, from auto content wizard, dan from existing presentation. Klik salah satu dari pilihan tersebut

• Cara Menambahkan Slide Baru
 Klik Insert > New Slide
 Muncul Beberapa Pilihan Design pada Task Pane
 Klik salah satu dari design untuk menentukan design slide yang baru

B. Menambahkan Teks
• Buka slide baru
• Klik icon [text box] yang ada di dalam Drawing Tool Bar
• Letakan pointer di atas slide, drag sesuai dengan panjang text yang diinginkan ,maka akan muncul kotak dengan pinggir diarsir
• Ketikkan huruf / kata-kata yang diinginkan
Perbedaan dengan MS PowerPoint versi sebelumnya adalah pada text box versi 2003 terdapat node (bulatan kecil) seperti antena berwarna hijau diatas text box yang berfungsi untuk memutar text box.
Teks juga dapat diimpor dari dokumen MS Office yang lain , misalnya MS Word. Caranya sangat mudah, yaitu dengan metode copy-paste . copy teks dari dokumen Word pindah ke slide MS PowerPoint, kemudian klik icon [Paste] atau klik menu Edit > Paste atau Ctrl+V. Paste dapat juga dilakukan di dalam text box.

C. Memformat Teks
• Klik di garis arsir sekeliling kotak teks sehingga berubah menjadi titik-titik atau blok teks yang akan diformat
• Klik icon pemformatan yang diinginkan ,misalnya [font color]
• Warna text akan berubah sesuai dengan format yang diinginkan

D. WordArt
• Klik icon [Insert WordArt] atau Insert >Picture>WordArt…,akan muncul kotak dialog WordArt Gallery. Pilih salah satu style yang akan diinginkan. Klik OK
• Masukan teks di dalam kotak dialog Edit WordArt Text. Atur property text lainnya. Seperti bentuk font, ukuran, warna, peratan (align) dan lain-lain
• Efek WordArt dapat juga diberikan pada teks yang sudah ada. Caranya blok teks yang diinginkan kemudian klik [Insert WordArt]. Ikuti prosedur seperti pada langkah-langkah yang sebelumnya

E. Menambahkan Bentuk (Shape)
• Klik tombol [AutoShapes], akan muncul drop-down menu bentuk-bentuk tersebut. Klik salah satu bentuk yang diinginkan
• Letakkan pointer di atas slide
• Drag pointer sesuai dengan arah atau ukuran yang diinginkan

F. Menambahkan Tabel
• Klik [Insert Table]
• Table akan segera muncul di dalam slide
• Masukan huruf, angka, kata, atau karakter lain ke dalam sel-sel table tersebut

G. Menambahkan Picture dan Grafik
• Klik menu Insert>Picture>Clips Art atau klik icon [Clips Art], Pilih Clips Art yang ingin di tampilkan ,atau klik icon [Organize Clips] yang ada di bagian bawah Task Pane
• Kemudian akan muncul kotak dialog Microsoft Clips Organizer. Pilih gambar yang diinginkan
• Pada MS PowerPoint 2003 Clip dipindahkan dengan metode drag and drop. Pada MS PowerPoint 2000 dilakukan dengan klik Insert

H. Menambahkan Sound dan Movie
• Klik menu Insert>Movies and Sound>…Pilih file Movie atau Sound yang diinginkan ,kemudian klik OK

I. Menampilkan Slide Presentasi
• Klik menu Slide Show > View Show atau menekan tombol F5

J. Menambahkan Motion Path
• Klik Objek>Add Effect>Motion Path>More Motion Path

K. Menambahkan Draw Custom Path
• Klik objek > Add Effect > Motion Path > Draw Custom Path > Scribble > Gambar garis bebas diatas slide yang dimulai dari tengah-tengah objek > Play

J. Gambar Berjalan
• Buat slide baru blank presentation
• Klik icon [Rectangle], buat kotak di atas slide
• Klik panah kecil yang ada di samping icon [Fill], pilih Fill Effects
• Pilih tab Picture>Select Picture>OK
• Lakukan hal yang sama untuk gambar-gambar lain sesuai kebutuhan anda. Grouping seluruh gambar tersebut
• Tampilkan custom animation Task pane. Klik Add Effect>Entrance>More Effect>Fly In>Atur Propertinya>Tekan F5

Tips menggunakan Animasi
• Jangan berlebihan
• Sesuaikan animasi dengan isi presentasi
• Perhatikan waktu yang disediakan
• Jangan banyak menggunakan efek

Keunggulan penggunaan efek animasi pada presentasi antara lain:
• Presentasi lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton
• Membantu memperjelas isi presentasi

Menarik perhatian audience Microsoft Power Point tidak hanya digunakan untuk membantu presentasi oral saja, tetapi dengan banyaknya fasilitas yang dimilikinya Power Point dapat juga digunakan untuk membuat presentasi produk (Product Presentation) dan profil Perusahaan (Company Profile) yang ditampilkan tanpa perlu adanya orasi dari pembicara itu sendiri.

Posted by : Subhan Apriyatna at 9:55:00 AM

Tips Membuat Presentasi Powerpoint yang Profesional

Source: http://y2n.staff.uns.ac.id/100/tips-membuat-presentasi-powerpoint-yang-profesional.html

Powerpoint, aplikasi presentasi yang sampai saat ini masih menjadi primadona dalam kegiatan pembelajaran. Aplikasi ini sangat mudah dipergunakan dan hampir bisa dipastikan ada pada setiap komputer dan laptop, karena merupakan bagian dari bundel Microsoft Office. Namun demikian, powerpoint bukanlah ‘aplikasi sulap‘ yang dapat menampilkan si pembicara menjadi pembiacara ulung dan profesional hanya karena menggunakanpowerpoint. Bahkan, jika tidak dikemas dengan baik, penggunaan powerpointbisa mencerminkan ke-cupu-an si pembicara. Maaf, udah berpikir beberapa kali untuk mencari kata yang lebih tepat dan halus, tapi sepertinya kata cupu udah pas banget .. :D

Nah,…  meskipun saya juga bukan seorang pembicara ulang yang bisa memancing pusat kekaguman audience layaknya Pak Harfan pada film Laskar Pelangi, sekalian saya juga pengin belajar, berikut ini ada beberapa tips singkat yang dapat menjadi acuan dalam pembuatan presentasi sehingga presentasi menjadi lebih menarik dan memberi kesan elegan dan profesional:

  1. Pergunakan desain yang konsisten. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakanslide master, sehingga layout, font, bulleting, dan animasi pergantian slide menjadi konsisten hingga akhir presentasi.
  2. Batasi jumlah baris dalam setipa slide. Jumlah baris dalam slide yang terlalu banyak menyebabkan silde tersebut menjadi terlalu penuh, sehingga teks menjadi kecil-kecil. Akibat yang lebih parah, auidense tidak akan mau mencerna informasi dalam slide tersebut. Sampaikan poin-poin pokok dalam setipa slide, kemudian andalah yang harus mengembangan dan membumbui ketika melakukan presentasi.
  3. Pergunakan warna teks dan latar belakang yang kontras sehingga keterbacaannya tinggi.
  4. Hindari penggunaan animasi dan sound effect yang glamor. Animasi dengan diiringi sound effect yang glamour justru menyebabkan presentasi anda tidak profesional, berkesan kekanak-kanakan, dan tidak serius.
  5. Pertimbangkan untuk membuat tombol-tombol yang langsung menghantarkan pada slide tertentu, sehingga bisa melompat maju ataupun mundur tanpa harus melewati silde demi slide. Hal ini seringkali diperlukan.
  6. Satu gambar memberikan puluhan kali lipat informasi, oleh karena itu jika memungkinkan ditampilkan secara grafis akan lebih baik ditampilkan secara grafis, misalnya tabel, skema, dll.
  7. Jika terlalu sering teks saja yang ditampilkan, berikan gambar-gambar ilustrasi yang sesuai untuk membumbui presentasi anda.

Demikian tips singkat ini, mohon masukan rekan-rekan semua …  thanks!

QuickTime 7.7.1 Free Download

Bagi sobat-sobat yang ingin download QuickTime terbaru, silahkan klik link berikut:

QuickTime 7.7.1 Installer

Windows Minimum Requirements

  • Windows XP (Service Pack 2 or later), Windows Vista or Windows 7
  • A PC with a 1GHz Intel or AMD processor
  • At least 512MB of RAM

 

QuickTime versi sebelumnya untuk Windows dan Mac :

selamat mencoba……………

VBA EXCEL AT A GLANCE

VBA EXCEL AT A GLANCE by: Siti Vi

http://f1.grp.yahoofs.com/v1/IBmkT2Hroe1qVJ1nEmGak7ah5EOel9QEISmbU
i3w91h8lcpTOS2n8AREeRHqXhvVYgRN0u_Rjr3-s0p8s9BQRi1sKIyWQu-_kg/ctv_VBA%20Excel%20At%20a%20Glance.zip

Excel telah menyediakan berbagai fitur dan fasilitas yang demikian luas, sehingga kita,  pemakainya, dapat bekerja dengan efektif. Akan lebih efektif lagi jika kita melengkapi diri minimal dengan sekedar buku panduan standar sebagai peta dan kompasnya. Pengecualiannya tentu ada, yaitu bagi orang yg sudah hafal semua sudut dan ceruk di Excel.

Keistimewaan Excel antara lain dapat dioperasikan tanpa mengharuskan pemakai melakukan pemrograman. Akan tetapi dengan pemrograman kita akan dapat memecahkan lebih banyak problem dan menemukan lebih banyak hal yg dapat dilakukan dengan Excel. Malah, saya kira, ada hal-hal yang hanya dapat dicapai dengan pemrograman. Kreativitas Anda akan dapat menjangkau “daerah” yang lebih luas dengan melakukan pemrograman.

Saat ini bahasa pemrograman yg digunakan di Excel (mulai Excel 5) adalah Visual Basic for Application (disingkat VBA). VBA boleh disebut sebagai “cabang” dari Visual Basic (VB) yg termasyhur itu. VBA adalah bahasa pemrograman yg dikhususkan untuk MS Office, bahkan konon ada beberapa aplikasi lain yg mengadopsi VBA sebagai bahasa pemrogramannya. Apabila kita menguasai pemrograman VBA-Excel, tentunya kita, dengan sedikit penyesuaian akan mampu pula memprogram aplikasi keluarga MS Office lainnya, misalnya Word, Access, Power Point, dan bahkan AutoCAD yang bukan keluarga MS Office.

VBA seperti halnya VB, terkenal dan sangat banyak pemakainya antara lain karena mudahnya difahami dan dipelajari. Bila Anda termasuk orang yg menganggap VBA=sulit, saya yakin hanya karena gamang dan belum memulai saja. Setelah Anda nekat mulai, saya yakin pula bahwa Anda tidak akan rela berhenti menikmati VBA.

Mengenal VBA Secara Sekilas.

MODULE dan VBE.

Code program ditulis dan disimpan di sebuah Module VBA. Module VBA bersama-sama dengan Worksheet dan object lain disimpan dalam Workbook Excel.

Module VBA dapat dilihat, ditulis, disunting melalui Visual Basic Editor (VBE). VBE dapat diakses dari layar Excel melalui Menu Tools > Macro > VBE.  Dengan kata lain VBE (serta hasil programmingnya) hanya dapat dijalankan di dalam Excel, pada saat Excel aktif.

Selain ditulis secara manual, code program dapat pula diciptakan dengan cara perekaman, yaitu merekam tindakan-tindakan (actions) yang Anda lakukan di Excel. Mode merekam dapat dimulai dengan instruksi menu Tools > Macro > RecordMacro..  dan diakhiri dengan instruksi menu Tools > Macro > Stop Recording.

Mode perekaman ada keterbatasannya yaitu kita tidak dapat membuat prosedur Fungsi, juga tidak dapat membuat prosedur yang memerlukan Proses Pengulangan, Proses Pencabangan. Walaupun demikian dengan mode recording ini dapat kita buat program-program yang cukup berguna untuk membuat otomasi-otomasi yg berguna untuk pekerjaan rutin kita sehari hari.

Didalam VBA, paling tidak ada 3 jenis Module.

Setiap object Sheet (Worksheet dan ChartSheet), Workbook maupun UserForm mempunyai Module masing-masing, disebut Object Module.

Selain itu kita dapat membuat Module lain (dengan menu: Insert > Module) sebagai Module Umum / Module Utama. Disamping dua jenis module yg sudah disebutkan, masih dapat dibuat Class Module.

Module Umum adalah tempat menuliskan Deklarasi dan Prosedur yang berlaku umum, tidak harus mengacu ke suatu object. Module yg menyertai Object (Sheet, Workbook, UserForm) adalah wadah untuk menuliskan prosedur-prosedur yang spesifik untuk keperluan mengurus Objects tersebut, sedangkan Module Class adalah tempat khusus ditulisnya procedures dan codes lainnya untuk menciptakan Class Baru. Keistimewaan Module Class adalah dapat dibuatnya Prosedur Property. Yang akan menjadi property bagi Class yg akan tercipta. (Module Class dan Prosedur Property belum perlu dibicarakan lebih lanjut dalam kesempatan sekilas ini).

Class adalah bentuk formal dari sebuah object. Class belum merupakan sebuah object TERTENTU. Barangkali dapat dikatakan bahwa Class adalah cetakan / templete dari sebuah object. Object tercipta berkat instansiasi dari sebuah kelas.

USERFORM DAN OBJECT CONTROLS

UserForm dapat kita anggap sebuah “kanvas” tempat kita melukiskan object-object Controls.

Setelah dibuat sedemikian rupa, UserForm akan dapat ditampilkan sebagai DialogBox atau Window tempat dikontrolnya sebuah Aplikasi.

Object Controls adalah sebuah “bentuk” yang berguna untuk mengarahkan jalannya program / aplikasi. Misalnya TextBox untuk menampung data, ComboBox atau ListBox untuk memilih data, checkBox dan Option Button untuk menentukan pilihan, Tombol (CommandButton) untuk menjalankan suatu tindakan / kegiatan, dsb.

PROCEDURE, MACRO, CODE

Module VBA terdiri dari Prosedur-Prosedur, atau dapat dikatakan bahwa : Module adalah wadah untuk menyimpan Prosedur-Prosedur / Macro.

Prosedur (Procedure) terdiri dari sekumpulan Code yang dapat melakukan tindakan-tindakan (actions) tertentu dan atau menghasilkan nilai tertentu. Istilah lain dari Procedure adalah: Macro, Rutin, Sub Rutin. Sekelompok Code dapat disebut sebagai sebuah prosedur bila memenuhi syarat tertentu, antara lain dibuka dan ditutup dengan Code tertentu.

Code adalah instruksi atau serangkaian instruksi dalam bahasa pemrograman yang dapat dilakukan oleh komputer.

Di dalam VBA dikenal ada tiga jenis prosedur, yaitu Prosedur Sub, Prosedur Fungsi dan Prosedur Property.

PROCEDUR SUB

Prosedur Sub adalah sekumpulan code instruksi yang dapat melaksanakan tindakan/aksi aksi tertentu, misal memformat sebuah range, menghapus isi range, membuat sebuah tabel, dsb. Pada contoh sederhana di bawah ini, 2 prosedur Sub dapat menampilkan kotak pesan berisi informasi, dan menebalkan huruf pada range di worksheet yg sedang diblok (terSelected).

Sub CobaMakro()

NmDep = “siti”

NmBel = “Vii”

MsgBox “Nama Lengkap: “ & NmDep & “ “ & NmBel

End Sub

Sub Menebalkan()

Selection.Font.Bold = True

End Sub

Agar Prosedur Sub dapat melakukan aksinya, maka kita harus me-RUN / menjalankannya. Cara lain ialah: memanggilnya dengan menuliskan NamaProsedurnya di Prosedur lain.

PROCEDURE FUNCTION

Di dalam Module VBA, selain dapat dibuat prosedur Sub juga dapat dibuat prosedur Fungsi (Function Procedures).  Prosedur jenis ini tidak dibuat untuk melaksanakan aksi, tetapi khusus untuk menghasilkan / mengembalikan sebuah nilai. Sebuah Fungsi dapat dipanggil oleh prosedur lain dalam Module, dapat pula dijadikan formula dalam Worksheet. Contoh: Fungsi Menjumlah akan menghasilkan suatu jumlah dari data-data yg dijumlah.

Contoh Prosedur Fungsi

Function Luas(Panjang, Lebar)

Luas = Panjang * Lebar

End Function

Pada contoh di atas, Fungsi Luas mengembalikan hasil kali dari masukan Panjang dan Lebar.

Di dalam Prosedur Sub maupun Prosedur Function bisa (tetapi tidak harus) terdapat Arguments.

Argument adalah sebuah Variable atau Konstanta atau Ekspresi yang diumpankan kepada sebuah Prosedur.

Contoh: Prosedur Function LUAS di atas, mempunyai dua buah Argument Formal yang bernama Panjang dan Lebar.

Pada pemakaiannya Fungsi tsb dapat dituliskan pada prosedur lain, atau bisa juga pada worksheet, sbb:

A1 = Luas(5,7)

Hasilnya adalah  Cell atau Variable A1 akan berisi data bilangan 35 yaitu hasil kali dari 5 dan 7.

5 dan 7 itu disebut Argument Aktual.

Selain Fungsi-Fungsi yg kita buat sendiri, VBA sudah menyediakan banyak Fungsi yang mencakup berbagai keperluan kalkulasi dan pengolahan data.

OBJECT DAN HIERARKINYA

Excel meyediakan banyak sekali (lebih dari seribu) object, misalnya Workbook, Worksheet, Range, Chart, Shape, Pivot Table, Commandbar, Textbox, Listbox, Checkbox, Button, dsb. Dengan VBA kita dapat memanipulasikan object-object yang ada dalam Excel.

Di dalam Excel (maupun VBA) object-object tersusun secara hierarkis. Sebuah Object dapat menampung object-object lain. Misal  di dalam Object Application terdapat object Workbook, VBE dsb. Di dalam object Workbook terdapat object Worksheet, Chartsheet, CommandBars, WorksheetFunction dsb.  Di dalam object Worksheet ada object Range, Shapes, Comments. PivotTable  dsb.  Object yg lebih tinggi hierarkinya, yaitu yg menampung object object lain disebut object Penampung atau Container. Object-obect yg berada pada hierarki di bawahnya disebut Member / Anggota.

OBJECT DAN COLLECTION

Collection adalah sekelompok object yang sejenis. Misalnya bila saat itu kita membuka beberapa workbook, maka beberapa workbook tsb membentuk koleksi Workbooks yg terdiri dari beberapa object Workbook.

Beberpa Worksheet membentuk collection Worksheets.  Beberpa Worksheet dan Chartsheet membentuk sebuah collection bernama Sheets. Collection itu sendiri (misal Workbooks,  Worksheets, CommandBars, Sheets dsb) adalah juga sebuah Object. Dengan kata lain, Worksheet adalah Member (anggota) dari object Workbook. Worksheet juga menjadi anggota dari Worksheets Collection, selain itu dia juga menjadi anggota dari Sheets Collection.

OBJECT DAN MEMBER-NYA.

Untuk menyatakan sebuah Member dari sebuah Object atau Collection, penulisan codenya harus dipisahkan dengan sebuah Dot Operator (berupa sebuah karakter titik (.) sesuai hierarki dan keanggotaanya-nya. Semakin ke kanan, semakin rendah hierarkinya.

Misal: untuk mengakses sebuah worksheet yang bernama “Data2” yg ada di dalam Book2. XLS, codenya dapat ditulis :

Application.Workbooks(“Book2).Worksheets(“Data2”)

Cell F16 yang ada di Worksheet Data2  dapat diakses dengan menuliskan code:

Application.Workbooks(“Book2).Worksheets(“Data2”).Range(“F16”)

Dalam Excel, object yang bernama Application itu adalah Excel itu sendiri, karena saat VBA dijalankan Excel lah yang sedang menjadi Host Application-nya.

Didalam Excel, bila ada beberapa workbook terbuka, maka pada saat yang sama hanya bisa ada satu workbook yg aktif. Demikian juga dengan Window, Worksheet dan Range / Cell.

Penulisan nama object di hierarki yang lebih tinggi dapat dihilangkan (tidak dituliskan) bila object tersebut sedang aktif.

Misal workbook Book1 sedang aktif, maka code

Application.Workbooks(“Book1).Worksheets(“Data2”).Range(“F16”)

Dapat ditulis lebih singkat:

Worksheets(“Data2”).Range(“F16”)

Bila saat itu Sheet “Data2” sedang aktif, maka code tsb dapat dipersingkat menjadi

Range(“F16”)

Dapat disimpulkan bahwa bila kita menuliskan code suatu object tanpa menyebutkan hierarki di atasnya, maka yang akan terakses adalah object senama (nama object yang ada / cocok) yang ada pada object yg sedang aktif. (Nama workbook, nama sheet, apalagi nama range /cell bisa sama dan ada di collection / object lain).

OBJECT DAN PROPERTY

Selain bisa mempunyai Anggota/Member, sebuah object juga memiliki  properti-properti (Properties).

Property adalah attribut atau ciri-ciri bagi sebuah Object. Setiap Property menjabarkan karakteristik sebuah object, misalnya: Warna-nya. Lebar-nya,  Lokasi-nya di layar, Statusnya (misal Visible atau “tidak-Visible”, Enabled atau “tidak-Enabled”, dsb).

Sebuah Cell (object Range) berisi data bilangan 50, Cell di sebelahnya berisi data teks “Gaji”. Dapat kita katakan bahwa kedua cell tsb berbeda Property VALUE nya. Value adalah salah satu nama property milik Object Range. Sebagian besar Object-Object lain juga mempunyai property bernama Value. Sebuah object bisa mempunyai banyak properties.

Menuliskan properti bagi sebuah object dengan cara menggabungkan {NamaObject} {DotOperator} {Propertynya},  Gampangnya: Penulisan Object dan Property harus diAntarai oleh sebuah TITIK, yaitu cara yang sama seperti penulisan object dengan Membernya. Misalnya:

Workook.Name     menghasilkan nama workbook tsb, misalnya  “Book7.XLS”.  Name adalah sebuah property yg dimiliki oleh semua object, termasuk workbook.

Dengan VBA kita dapat mengubah ciri suatu object, yaitu dengan mengubah /memberi nilai kepada property atau (properties)-nya

Range(“A1”).Value = 1000

Cell A1 diubah property VALUE nya menjadi: 1000, mengakibatkan Cell tsb berisi data bilangan 1000.

Worksheets(“Sheet1”).Name = “Laporan 2007”

Property NAME milik Worksheet “Sheet1” diubah / diisi menjadi “Laporan 2007”, mengakibatkan Nama sheet tsb (yg tampak di TabSheet-nya) menjadi “Laporan 2007”

Nilai suatu Property milik suatu Object dapat diakses dan diberikan kepada Property lain milik Object lain.  Contohnya:

Range(“A9”).Value = Sheet5.Range(“A10”).Value

Nilai yang ada di cell A10 pada Sheet5 (pada workbook yg sedang aktif) diakses dan diberikan/diisikan ke Cell A9 pada sheet yg sedang aktif.

VarBilKu = Sheet3.Range(“X231”).Value

Sebuah Variable yg bernama VarBilKu diisi dengan nilai milik Cell X231 yg berada di Sheet3 pada workbook yg sedang aktif. (Mengenai Variable, akan di jelaskan kemudian).

Property dapat menghasilkan sebuah Object.

Misalnya: Cells adalah salah satu Property  milik worksheet. Sheet1.Cells(3,6) adalah code yang merujuk ke Cell F3, atau istilah dalam VBA : Range F3.  Range(“F3”) ini adalah juga sebuah object, yang kemudian bisa dimanipulasi dengan mengubah ubah nilai properties-nya.

Contoh lain : Font adalah salah satu Property milik object Range.

Range(“F16:F18”).Font.Color = vbRed,

Property Font menghasilkan object Font. Dan kemudian Object Font itu dengan Property Color di set menjadi bernilai vbRed, mengakibatkan Font yang ada di Range F16:F18 menjadi berwarna merah.

Konsep ini barangkali  agak “tidak segera” dapat difahami tetapi dengan menyelam ke VBA beberapa saat akan mempercepat pemahamannya.

Note: vbRed adalah salah satu konstanta bawaan dari VBA.

OBJECT DAN METHODS (METODA)

Disamping mempunyai Member dan Property,  sebuah Object dapat memiliki Methods.  Method adalah tindakan, aksi atau kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh sebuah object.

Contoh:

Sebuah Worksheet yang semula tidak aktif dapat menjadi aktif. Dalam VBA untuk menjadikan Worksheet menjadi aktif dengan cara memberlakukan METHOD Activate

Sheet17.Activate

Mirip dengan metoda Activate bagi worksheet adalah metoda Select

Worksheet4.Select

(keluar dari koridor sebentar: Bedanya: Metoda Select dapat diberlakukan terhadap banyak Sheet secara sekaligus, sedangkan metoda activate hanya bisa mengaktifkan SATU object pada saat yang sama. Metoda Select juga sekaligus mengaktifkan salah satu Object yg diselected)

Isi suatu Range dapat dikosongkan dengan METODA ClearContents

Range(“A1:Z60000”).ClearContents

METODA lain, Clear milik object Range bekerja seperti METODA ClearContents tetapi juga menghapus formattingnya.

Workbook Lain yg semula belum ada, dapat dibuat ada dengan metoda Add.  Workbook juga dapat diSave dengan metoda Save.

Seperti sudah terlanjur dicontohkan, sebuah METODA dicodekan setelah Object-nya dengan operator perantaranya: tetap sebuah Dot Operator.

Kesimpulan:  object dengan anggotanya, object dengan propertinya, object dengan metodanya semua dituliskan dengan diberi operator TITIK.

OBJECT DAN EVENT

Event adalah sebuah peristiwa yg dapat terjadi pada / diderita oleh sebuah object. Misal sebuah object Workbook punya event Open, Close dsb; sebuah TOMBOL (CommandButton) mempunyai event “di-Klik” (Click), sebuah UserForm sewaktu-waktu dapat menderita “Initialize, Activate” dsb. Mouse-Pointer melintas diatas suatu object juga sebuah Event.

Di Excel 2000 dinyatakan: Worksheet mempunyai 8 Event yang sewaktu-waktu dapat diderita-nya: Activate, BeforeDoubleCLick, BeforeRightClick, Calculate, Change, Deactivate, FollowHyperLlink, SelectionChange.

Di Excel 2003 Workbook punya 28 buah Event (berarti ada penambahan 8 Event bagi object wokbuk bila dibanding dengan Excel 2000)

Event adalah suatu hal yg resmi didaftar oleh pembuat Excel/VBA terhadap object-object yang ada. Kita tidak dapat menambah / mengubahnya, tetapi hanya dapat memanfaatkan terjadinya, yaitu kita dapat menyiapkan lebih dulu suatu rangkaian instruksi (yg ditampung dalam sebuah prosedur khusus), dan pada saat suatu Object tertentu menderita Event tertentu, prosedur yg kita siapkan khusus tersebut akan JALAN dengan sendirinnya.

KONSEP PEMROGRAMAN

Seperti layaknya sebuah bahasa pemrograman, VBA juga mengenal adanya struktur pemrograman modern, dimana didalamnya melibatkan konsep-konsep pemrograman, antara lain:

q       Functions / Fungsi-Fungsi bawaan dari VBA.

VBA membawa fungsi yg cukup banyak. Dengan fungsi kita mencari nilai berdasakan nilai-nilai lain yg telah kita punyai. Semakin banyak kita mengenal Fungsi yang ada, maka semakin luas kemampuan kita memecahkan masalah dalam pemrograman.

Beberapa contoh fungsi VBA

X = Abs(N)  mengembalikan nilai absolut dari N

P = Left(variableKu, 5)   Isi (text) vaiable yg bernama variableKU diambil 5 huruf dihitung dari kiri, dan dimasukkan ke variable P

Y = Cos(N) mengembalikan cosinus dari satu Sudut N dan hasilnya dimasukkan ke variable yg bernama Y.

Z = Ubound(NamaArray,Dimensi)  mengembalikan Nomor Index terbesar dari Dimensi yg ditunjuk pada sebuah Array, hasilnya dimasukkan ke variable Z.

Bahkan dari VBA kita dapat menggunakan banyak Fungsi milik Excel yaitu melalui object WorkshetFunction.

q       Berbagai jenis Operator

VBA banyak sekali menyediakan jenis Operator.

Operator Aritmatik, Operator Penggabungan, Operator Perbandingan (Comparison), Operator Penugasan (Assignment), Operator Logika. Semuanya siap untuk membantu memanipulasi dan pengolahan data-data Anda. Sifat dan cara penggunaan setiap operator harus dikenali dengan baik, agar program menghasilkan output yang benar.

q       Variable dan Konstanta (Constants)

Tanpa adanya variable, pemrograman hampir tidak mungkin dilaksanakan, karena selama program berjalan, banyak data yg selalu berubah-ubah memerlukan tempat-tempat tertentu di memori yg mudah dipanggil kembali, yaitu dengan cara memberi nama. Tempat tertentu itu disebut Variable. Bila dikehendaki agar NILAI-nya tidak berubah selama program berjalan, disebut Konstanta.

Variable dan Konstanta dapat diatur jangkauan / ruang-lingkupnya serta umur/waktu hidupnya. Selain itu mereka juga sebaiknya ditentukan TypeData-nya sesuai keperluan. Pengaturan ini bertujuan untuk keakuratan dan kestabilan program, serta untuk mengefisienkan pemakaian memori selama program berjalan.

q       Konstanta Bawaan (Defined Constants)  dari VBA, dari MSOffice, maupun dari Excel

Konstanta bawaan sangat membantu pemrogram, dengannya kita tidak perlu mengingat ingat nilai-nilai yg sulit diingat. Beberapa contoh

VbCrlf = konstanta mewakili “ENTER” memindahkan data berikutnyua ke Baris berikutnya.

VbBlue = mewakili nilai untuk menciptakan warna biru

XlDown = mewakili pemilihan Range dari titik tertentu keBawah hingga cell berdata berikutnya

q       Type / Jenis Data

Di dalam VBA dikenal ada beberapa Type / Jenis DATA.

Type: Numbers (Byte, Integer, Long, Single, Double, Currency, Decimal, Date,) Object, String, Variant. Selain itu kita dimungkinkan menciptakan type data sendiri (User Defined Types).

Sebuah data harus punya typeData tertentu agar dapat diolah dengan akurat dan benar. Mengenal TypeData serta sifat-sifatnya adalah keharusan bagi pemrogram. Pemilihan type data yang ngawur akan meng-InEfisienkan pemakaian memory komputer dan sering mengakibatkan buruknya kinerja program.

 

q       Array / Larik

Array adalah data dengan keistimewaan, bahwa setiap array adalah SATU data, tetapi mempunyai banyak dimensi dan setiap dimensi dapat berisi banyak element yg berisi sub-sub data yg sejenis. Setiap sub-data dapat diakses secara individual dengan menyebutkan nomor indexnya. Array dapat berdimensi satu dapat berdimensi banyak. Diluar itu, dimensi maupun elemen Array dapat dibuat fixed / tertentu, tetapi juga dapat dibuat dinamis artinya dimensi dan elemennya bertambah maupun berkurang sesuai keperluan program/pemorogram. Data Array dapat diperlakukan seperti halnya data yg terletak secara beraturan di Range, sehingga dapat dengan mudah diproses (diurutkan, dicari nilai Max-nya, dicari suatu nilainya yg memenuhi kriteria tertentu, dsb). Keunggulan array antara lain dapat di akses dan diproses dengan waktu yang lebih cepat dari pada data di Sheet. Selain itu, kita dapat mempunyai sebuah “tabel” selama program berjalan tanpa mengharuskan menuliskan “tabel” tsb ke sheet / disk.

Dengan mengenal Array secara baik, seorang pemrogram akan dapat berbuat lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dan cepat.

q       Pengulangan / Looping

Pekerjaan atau aksi yg mirip / mempunyai pola keteraturan, jika harus diulang-ulang, coding-nya tidak perlu ditulis berulang-ulang pula, karena adanya struktur looping. Dengan struktur looping, kita hanya cukup menulis code satu kali saja, dan program akan mengulang sebanyak yg kita kehendaki sesuai keperluan. Bisa sekedar 3 atau 5 kali tetapi juga bisa jutaan kali pengulangan. Contoh statement struktur looping:

Do-While-Loop, 

For-Next,

While – Wend

 

q       Pencabangan / Branching

Pada suatu titik tertentu, arah program bisa bercabang, dan pemilihan cabang: harus memilih arah mana, ditentukan oleh sebuah nilai (yang pada saat diprogram belum diketahui fixed-nya). Dalam kasus seperti ini, berapapun jumlah cabangnya dapat diselesaian dengan teknik Branching. Ada beberapa teknik antara lain :

If-Then-Elseif-Else, 

Select Case

On ….

 

q       Event Procedures

Dengan adanya EVENT resmi yg sewaktu-waktu dapat terjadi pada peristiwa tertentu itu terhadap suatu object, maka kita dapat memanfatkan terjadinya Event tsb untuk memicu agar sebuah prosedur berjalan dengan sendirinya.

Prosedur yg ditulis dengan memanfaatkan suatu Object_Event tsb disebut Event Procedures / Event Driven / Event Handler. Mungkin prosedur Event dapat dikatakan sebagai “tukang mengotomatiskan” jalannya program. Cara menuliskan code pembuka sebuah Event Procedure tidak perlu kita hafalkan karena VBA telah menyediakannya, dan kita hanya memilihnya, setelah menentukan object-nya. Karena situasinya seperti itu maka: pemrogram tidak boleh: tidak mengenal Event dari berbagai Object penting.

q       Controls

Berbagai Alat Kontrol (Controls) dapat diberlakukan di Sheet maupun di UserForm

Di sheet, Control dapat dipakai secara sederhana tanpa pemrograman. Dengan cara ini sudah banyak hal yg dapat dimudahkan. Tetapi bila kita menguasai bahasa pemrogramannya tentu kemampuan controls tsb akan menjadi lebih luas lagi.

Controls dapat pula dibuat dan dipergunakan di suatu UserForm. Pemakaian Controls di UserForm mutlak harus disertai pemrogramannya. Beberapa Control Standard yg telah disediakan oleh Excel/VBA:

CommandButton,  TextBox, ListBox, ComboBox, CheckBox, OptionButton, ToggleButton, SpinButton,  Label, Image.

Diluar itu kita masih dapat menambahkan control-control lain sesuai keperluan, selama filenya pembentuknya tersedia di komputer kita.

VBA adalah bahasa pemrograman yang berorientasi object  dan terstruktur. Antar prosedur dapat saling minta bantuan. Prosedur-prosedur kecil saling bekerja sama membentuk Module agar memiliki kemampuan besar, antar module saling bekerja sama membentuk kemampuan yang lebih hebat lagi. Sementara itu penulisan code di tiap prosedur juga ada aturan dan strukturnya. Penyusunan secara modular ini banyak keuntungannya, misal kemudahan perawatan dan pengembangannya.

“Sekilas Lintas VBA” yg baru saja Anda baca itu saya kira sudah hampir mencakup seluruh kerangka yang ada. Selanjutnya tinggal mendalami tiap-tiap butirnya. Berhubung berExcel berarti berkutat di tiga hal utama: Book, Sheet dan Range/Cells, maka barangkali kita dapat mendahulukan mendalami pasal dan ayat yg mengatur wokbuk, woksit dan cell. Bagaimana cara mengakses, merujuk, mengisi, memindah, menyalin, menghapus, menSelect, mengaktifkan,  membuka, menutup tiga object utama Excel itu melalui VBA, semua adalah ceritera yg tak kurang mengasyikkan. Tentu saja sambil mempelajari bagian/butir lain. Jangan segan membaca Help. Kalau perlu file-file Help-nya itu dicopy saja ke folder khusus agar kita dapat membukanya tanpa menjalankan Excel & VBA-nya.

Untuk belajar VBA-Excel Anda perlu sedikit modal yaitu memahami O/S Windows secara standar, memahami Excel paling tidak secara standar pula. Satu lagi hal kecil: Anda harus mengetahui maksud dan keinginan Anda, serta dapat menjabarkan keinginan tsb, paling tidak kerangkanya:

§         Sesuatu (yang jelas)

§         yang dulunya cuma begitu (juga jelas)

§         ingin dijadikan begini (juga jelas).

Bila salah satu dari tiga urusan yang harusnya jelas itu ternyata belum jelas bagi Anda, sebaiknya jangan mulai menuliskan VBA-Code-nya dulu. Lebih berguna bila Anda mencari kejelasan keinginan Anda lebih dahulu, karena bila dituliskan VBA-Code-nya, hasilnya pun, bila jadi, jangan jangan juga tidak begitu jelas asupan apalagi keluarannya.

Jurangmangu,  17Maret 2007  // revisi: Bluwater, 1-April-2007

Internet Gratis dengan Wajan Bolic

Antena Wajan Bolic

(Source: http://syepriansyah.wordpress.com/2009/08/15/internet-gratis-sepanjang-massa-dengan-wajan-bolic/)

Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut. Berikut ini kita bahas satu persatu.

Bahan Utama :
1. Wajan dengan diameter minimal 40cm

2. USB Wireless LAN

3. Paralon 3” panjang sekitar 23 cm.

4. Tutup Pralon 3” 2 buah

5. Aluminium Foil secukupnya.

6. Busa/Styrofoam bekas kemasan barang elektronik secukupnya.

7. Kabel USB

8. Kabel UTP 12m

Antena Wajanbolic terdiri dari 3 bagian utama :
1. Reflektor berbentuk Parabola menggunakan Wajan
2. Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN
3. Kabel penghubung antena ke komputer

 

AirSnort Windows (Wireless WEP crack)

(Source: http://syepriansyah.wordpress.com/free-download/airsnort-windows-wireless-wep-crack/)

 

Ini adalah Sofware menangkap nirkabel WEP.

Wireless Card Installation

  1. Download Airopeek Demo (apwdemo.exe) atau AiroPeek NX (apnxdemo.exe) dan install. Pastikan kartu nirkabel Anda didukung. Anda akan menemukan di http://ftp.wildpackets.com/pub/demos/.
  2. Install Airopeek Demo, dan memperbarui driver kartu nirkabel Anda. Ikuti instruksi di C: \ Program Files \ WildPackets \ AiroPeek jepang Demo \ Driver \ Readme.htm
  3. Saya menggunakan CISCO Aironet 350, jadi saya harus memperbarui (downgrade) firmware ke versi 4.25.30. Saya download ACU (Aironet Client Utility) dan firmware dari CISCO situs web. Untuk men-download, Anda akan memerlukan sebuah account agar Anda harus mendaftarkan diri.
  4. Jika Airopeek bekerja, kartu nirkabel Anda dapat menangkap paket nirkabel

AirSnort Installation

  1. Download AirSnort dari http://airsnort.shmoo.com. Aku telah men-download airsnort-0.2.7e.tar.gz
  2. Extract file (airsnort-0.2.7e.tar.gz). Aku diekstraksi ke C: \ Program Files \ airsnort-0.2.7e
  3. Download GTK + 2.4.14 dan ekstrak ke C: \ Program Files \ airsnort-0.2.7e \ gtk + -2.4.14
  4. Download glib 2.4.7 dan ekstrak ke c: \ Program Files \ airsnort-0.2.7e \ glib-2.4.7
  5. Download Pango 1.4.1 dan ekstrak ke c: \ Program Files \ airsnort-0.2.7e \ pango-1.4.1
  6. Download ATK 1.8.0 dan ekstrak ke c: \ Program Files \ airsnort-0.2.7e \ ATK-1.8.0
  7. Tambahkan perintah path pencarian di bawah My Computer-> Advanced Tab, Variabel Lingkungan, dan Path. Anda harus menambahkan sebagai,
C:\Program Files\airsnort-0.2.7e\bin; C:\Program Files\airsnort-0.2.7e\atk-1.8.0\bin; C:\Program Files\airsnort-0.2.7e\glib-2.4.7\bin; C:\Program Files\airsnort-0.2.7e\gtk+-2.4.14\bin; C:\Program Files\airsnort-0.2.7e\pango-1.4.1\bin

Note: Don’t include any space.

  1. Salin Peek5.sys dan peek.dll dari Airopeek direktori (C: \ Program Files \ WildPackets \ AiroPeek Demo) ke airsnort bin
    C: \ Program Files \ airsnort-0.2.7e \ bin
  2. Download iconv.dll bin Airsnort Anda.
  3. Download intl.dll bin Airsnort Anda.

How to use

  1. Mulai menangkap di saluran modus scan (pilih “scan”, bukannya “channel”).
  2. Pilih Network Driver perangkat dan jenis. Jika Anda menggunakan CISCO, pilih “DWL-650″.
  3. Klik “Start”. Setelah itu dimulai, Anda dapat mengubah saluran spesifik.

Note:

Dalam pengalaman saya, menggunakan Aircrack adalah alat yang terbaik dibandingkan dengan orang lain. Aircrack di Linux mendukung paket injeksi yang berarti kita dapat meningkatkan lalu lintas, sehingga kita hanya perlu beberapa jam untuk menangkap paket yang memadai. Jika tidak, anda akan memerlukan beberapa hari.
Berikut adalah laporan saya yang lain.

Tool OS CPU usage Encryption 802. NIC Support Packet injection My recommendation
Airsnort Windows High WEP 11b? Few Not supported Low
Airsnort
(note)
Linux High WEP 11b? Few Not supported Low
Aircrack
(note)
Windows Low WEP, WPA 11a/b/g Many Not supported Mid
Aircrack
(note)
Linux Low WEP, WPA 11a/b/g Many Supported! Recommended!

VBA_MS Excel

Visual Basic for Application Microsoft Office Excel

Apakah anda sering menggunakan Excel? Atau anda baru ingin mulai mempelajarinya? 74 sumber dibawah ini berisi berbagai tips dan tutorial yang pasti dapat membantu anda dalam menggunakan dan mendalami MS Excel.
Video dan Tutorial Online
1. Online introduction to Excel: Membantu anda memplejari Excel secara bertahap, sangat cocok untuk pemula.
2. Data Pig Technologies: Tersedia berbagai koleksi video yang menjelaskan jampir semua aspek dari Excel. Dari dasar-dasar Excel sampai VBA programming dan sebagian besar videonya gratis.
3. Online Charts Tutorial: Disini anda bisa mendapatkan tutorial online dari Jon Peltier yang ahli dalam membuat chart.
4. Basic Formulas Guide: Tutorial ini akan membantu anda menguasai formula Excel dengan cepat.
5. Common uses for Formulas: Sesuai namanya, contoh-contoh disini akan membantu anda memahami penggunaan formula.
6. An introduction to Pivot Tables: Menjelaskan kegunaan dari Pivot Table yaitu sebuah tool yang sebenarnya bagus tetapi jarang digunakan karena terlihat rumit.
7. Creating a Pivot Table: Sebuah video selama 7 menit yang memperlihatkan cara membuat dan bekerja dengan Pivot Tables.
8. Pivot Tables in Excel 2007: Pengenalan untuk Pivot Tables di Excel 2007 yang lebih mudah digunakan.
9. Practicing Pivot Tables: Tutorial bertahap dari Microsoft ini akan mengasah keahlian anda dalam Pivot Tables.
10. Microsoft Excel help / 2007: Microsoft Excel Help akan selalu menjadi sumber yang bagus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anda.
Buku
General:
11. Excel Bible 2003 / versi 2007: Ditulis oleh John Walkenbach, seorang ahli Excel yang terkenal. Menjelaskan semua hal dari fungsi dan formula dasar sampai validasi data dan excel programming.
12. Excel Charts: Buku ini mudah dimengerti untuk mempelajari chart. Sumber yang tepat untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman.
13. Excel Formulas: Ditulis juga oleh John Walkenbach. Buku ini berisi semua hal tentang formula.
14. Pivot Tables and data analysis / versi 2007: Ditulis tentang Bill Jelen dan Michael Alexander yang menjelaskan tentang Pivot Tables.
15. Excel Programming: Buku terbaik dalam programming Excel sampai saat ini. Satu kekurangannya, anda harus memiliki sedikit pengetahuan dasar programming untuk benar-benar mempelajarinya.
16. Report programming with Excel: Jika anda akan membuat sebuah sistem laporan dengan Excel, maka ini adalah buku yang tepat untuk anda. Buku ini mengajarkan bagaimana cara menggunakan Excel untuk membuat sebuah analisa data atau laporan dan bagaimana cara bekerja dengan database SQL.
Tips dan studi kasus
17. Excel case studies: Bukan ditujukan untuk pemula, berisi tentang saran-saran untuk menggunakan Excel di dunia nyata.
18. Excel Tips: Buku yang berisi berbagai tips dan sangat disarankan untuk dibaca.
19. Some more Excel Tips: Dapat menjadi jalan keluar ketika anda menemukan jalan buntu ketika sedang menggunakan Excel.
20. This isn’t Excel it’s Magic: Ditulis oleh Bob Umlas yang mungkin adalah salah satu ahli formula terbaik di dunia. Anda akan terkejut dengan apa yang sebenarnya bisa anda lakukan dengan formula.
Buku khusus
21. Principals of finance with Excel: Buku ini akan membantu anda mengerti bagaimana mengaplikasikan Excel dalam lingkungan finansial.
22. Statistical Analysis with Excel: Dengan bahasa Inggris yang mudah dan contoh dari dunia nyata, buku ini berisi informasi yang dapat membantu anda dalam analisa statistik.
23. Business Analysis with Excel: Buku ini menjelaskan berbagai hal dalam menjalan bisnis seperti inventarisasi, perkiraan penjualan, pajak dan lainnya, dan bagaimana cara melakukan semuanya dengan Excel.
24. Sales Forecasting with Excel: Buku ini menunjukkan anda bagaimana caranya anda menggunakan Excel untuk memprediksi tren dan penjualan berdasarkan angka-angka dengan menggunakan data dari masa lalu.
25. Excel for Chemists: Sebagian besar buku ini berisi introduksi umum untuk Excel, dan penuh dengan contoh-contoh yang berhubungan dengan kimia.
Forum, News Gorup dan Mailing List
26. Mailing List: Excel-G mailing list ini dimonitor oleh ahli-ahli Excel terbaik di dunia. Jika anda mengirimkan masalah yang cukup menarik, maka ahli-ahli Excel ini akan berlomba-lomba untuk menjawabnya dan memberikan solusi yang paling elegan.
27. Mr Excel Message Boards: Forum yang sangat ramah dan biasanya angota-anggotanya akan memberikan jawaban dalam 3-5 jam. Sekelompok ahli Microsoft memonitor forum ini.
28. Excel News Group: Jika anda lebih menyukai group USENET maka anda akan menyukai group Microsoft Excel. Pertanyaan akan dijawab dalam 12 jam.
29. ExcelForum.com: ExcelForum.com menyediakan suatu web interface untuk Excel news group. Jika anda tidak inggin diganggu dengan interface USENET, maka site ini adalah alternatif yang sangat berguna.
Ahli-Ahli Excel
30. Jon Peltier: jika anda memiliki masalah dengan chart, mungkin anda bisa bekerjasama dengan Jon, yang memiliki 20 tahun pengalaman dengan Excel dan gelar PhD dari MIT.
31. Chip Pearson: Pearson adalah ahli Excel yang terkenal dan salah satu yang terbaik, walaupun biaya untuk menyewa keahliannya tidaklah murah.
32. Mr. Excel Consulting Services: Mereka mungkin adalah konsultan Excel terbesar di dunia yang terdiri dari ahli-ahli Excel terbaik.
33. JMT Consulting: Jasa konsultan dari dua ahli Excel terkenal yaitu Masaru Kaii dan Andrew Engwirda.
Site Tips dan Blog
34. Daily Dose of Excel: Sebuah blog yang dikelola oleh Dick Kusleika dan ditulis oleh banyak ahli Excel. Diupdate beberapa kali dalam seminggu. Sangat disarankan bagi para pengguna Excel.
35. ExcelTip.com: Setelah bertahun-tahun, ExcelTips telah mengumpulkan ratusan tips dan solusi dari berbagai masalah. Anda juga bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan newsletter tips. Dikelola oleh Joseph Rubin.
36. Official Microsoft 2007 Blog: Blog Excel yang resmi, ditulis oleh berbagai programmer dan product manager Excel. Informasi dan artikel di blog ini bervariasi, dari “useful to everyone” sampai “only for hardcore excel services programmers.
37. Vital News Excel Tips: Serupa dengan ExcelTip, site ini berisi ratusan tips yang disortir menjadi berbagai kategori dan juga menawarkan newsletter mingguan.
38. Chip Pearson Newsletter: Jasa berita dari Chip Pearson. Cocok bagi anda yang benar-benar ingin mendalami Excel.
39. Excel User: Dibuat dan dikelola oleh Charles Kyd. Memiliki banyak artikel yang sangat bagus dan ada bagian “Visitor Section”.
40. Andrew’s Excel Tips: Andrew Engwirda memiliki banyak pengalaman dalam programming dan Excel dan ia juga menulis salah satu blog Excel terbaik.
41. Codswallop: Walaupun bukan blog yang berpusat di Excel, tetapi pengelolanya berencana untuk segera menawarkan banyak artikel tentang Excel.
42. Smurf On Spreadsheets: Simon Murphy adalah seorang ahli Excel Programming. Jika anda tertarik dengan Excel Programming, maka ini adalah blog yang cocok untuk anda.
43. The Ken Puls Blog: Blog ini tidak berfokus pada Excel dan tidak terlalu sering diupdate, tetapi jika Ken menulis sesuatu tentang Excel maka artikelnya akan sangat menarik.
44. XL Dennis: Dennis Wallentin menulis tentang pengembangan solusi yang berpusat pada Excel dengan framework .Net.
Template Excel
Template bisnis
45. Budget Templates: Template untuk budget pribadi, pernikahan, rumah tangga atau apapun itu.
46. Balance Sheets: Anda bisa menemukan berbagai balance sheet disini.
47. Expense Reports: Gunakan template ini untuk mencata dan mengatur pengeluaran.
48. Business Forms: Disini anda bisa menemukan berbagai form yang untuk berbagai tujuan.
49. Inventory Templates: Atur dan catat inventaris anda dengan template yang tersedia disini.
50. Invoices, Work Orders, Packing Slips: Anda bisa menemukan berbagai template invoice dan work order disini.
51. Purchase Orders: Dapat membantu anda dalam membeli dan mengantarkan barang.
52. Receipts: Tersedia berbagai template untuk tanda terima.
53. Time Sheets: Gunakan template ini untuk mencatat waktu kerja para karyawan.
54. Reports: Template untuk berbagai laporan finansial dan manajemen.
Template lainnya
55. List: Template untuk daftar belanja, daftar nomor telepon, daftar hadiah dan lainnya.
56. Planning Templates: Template untuk rencana pribadi dan rencana bisnis.
57. Schedules: Template untuk jadwal pribadi, bisnis ataujadwal lainnya.
58. Vertex42 Excel templates: Tersedia berbagai template Excel, beberapa bahkan tersedia user manualnya.
59. OZGrid Excel Templates Page: Koleksi template yang banyak dan terkenal.
Tool Excel
60. Asap Utilites: Add-in yang berisi advanced selection options, advanced brwosing capabilities dan penggunaan formula yang lebih baik.
61. Send Mail: Tool gratis dari Ron de Bruin ini memungkinkan anda untuk mengirim email dengan konten dari suatu workbook, sheet atau bahkan area yang diseleksi saja.
62. Excel Sentry: Mencegah data bisnis anda jatuh ke tangan kompetitor dengan mengenkripsi spreadsheet anda.
63. XL Statistics: Paket statistik gratis yang mengembangkan fungsionalitas Excel.
64. Palo: Server OLAP (On-line Analytical Processing) open source untuk Excel. Server OLAP biasanya berharga ratusan ribu dollar, tetapi Jedox (perusahaan yang membuat Palo) memberikannya secara gratis.
65. PDF to Excel: PDF2XL dapat mengekstrak data dari file PDF untuk dimasukkan ke Excel.
66. FlorenceSoft: Aplikasi kecil ini dapat membantu anda untuk menemukan perbedaan antara dua sheet yang berbeda dengan mudah.
67. Excel Password Remover: Jika suatu saat anda lupa akan password untuk suatu spreadsheet anda, maka inilah jawabannya.
68. Tree Plan: Tool analisa data dari Mike Middleton.
69. DPlot: Gunakan ini untuk membuat grafik 2D dan 3D.
70. DigDB: Add-in produktivitas untuk Excel yang terkenal.
Sumber Excel lainnya
71. Excel User Conference: Dikelola oleh Daemon Longworth, sampai saat ini adalah tempat terbaik untuk meningkatkan keahlian Excel anda. Anda akan diajar oleh ahli-ahli Excel terbaik (semua instrukturnya adalah orang-orang terbaik Microsoft).
72. Charts by Jorge Camoes: Site yang didedikasikan untuk chart Excel dan add-in chart. Juga termasuk blog yang berpusat pada chart.
73. Excel funny videos: Siapa bilang Excel tidak menyenangkan?
74. Excel games: Dan akhirnya… Excel gaming platform.

Product Guides Office 2010

(Source: http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=5829)

The Office 2010 product guides provide an overview of what’s new in your favorite Microsoft Office programs and a deeper look at benefits across all Office 2010 programs, as well as Office Web Apps and Office Mobile.

Quick details

Version: Oct10 Date published: 10/12/2010
Change language:

Files in this download

The links in this section correspond to files available for this download. Download the files appropriate for you.

File name Size
Microsoft Access 2010 Product Guide_Final.pdf 2.3 MB Download
Microsoft Access 2010 Product Guide_Final.xps 3.1 MB Download
Microsoft Excel 2010 Product Guide_Final.pdf 2.9 MB Download
Microsoft Excel 2010 Product Guide_Final.xps 4.0 MB Download
Microsoft InfoPath 2010 Product Guide_Final.pdf 1.3 MB Download
Microsoft InfoPath 2010 Product Guide_Final.xps 1.7 MB Download
Microsoft Office 2010 Product Guide.pdf 6.1 MB Download
Microsoft Office 2010 Product Guide.xps 8.3 MB Download
Microsoft Office Mobile on Windows Phone 7 Product Guide.pdf 2.8 MB Download
Microsoft Office Mobile on Windows Phone 7 Product Guide.xps 3.6 MB Download
Microsoft Office Web Apps Product Guide_Final.pdf 1.8 MB Download
Microsoft Office Web Apps Product Guide_Final.xps 2.3 MB Download
Microsoft OneNote 2010 Product Guide_Final.pdf 2.1 MB Download
Microsoft OneNote 2010 Product Guide_Final.xps 2.8 MB Download
Microsoft Outlook 2010 Product Guide_Final.pdf 2.9 MB Download
Microsoft Outlook 2010 Product Guide_Final.xps 3.9 MB Download
Microsoft PowerPoint 2010 Product Guide_Final.pdf 3.4 MB Download
Microsoft PowerPoint 2010 Product Guide_Final.xps 4.5 MB Download
Microsoft Publisher 2010 Product Guide_Final.pdf 2.3 MB Download
Microsoft Publisher 2010 Product Guide_Final.xps 3.1 MB Download
Microsoft SharePoint Workspace 2010 Product Guide_Final.pdf 1.1 MB Download
Microsoft SharePoint Workspace 2010 Product Guide_Final.xps 1.6 MB Download
Microsoft Word 2010 Product Guide_Final.pdf 2.6 MB Download
Microsoft Word 2010 Product Guide_Final.xps 3.6 MB Download

Overview

Microsoft Office 2010 offers powerful new ways to deliver your best work—at the office, at home, or at school. Designed to deliver the best productivity experience across the PC, phone, and browser, Office 2010 helps you capture your ideas more creatively, work more easily with others, and gives you the flexibility to get work done when and where you choose.

Whether you are a Microsoft Office user or you’re evaluating Office 2010 for your business, the product guides are a great place to start. Explore the Office 2010 product guides for an overview of what’s new and improved in your favorite Microsoft Office programs or for a deeper look at benefits across all Office 2010 programs. Each guide provides an at-a-glance overview, a closer look at many new and improved features, and instructions to help you find the features you want quickly and easily. You’ll also find additional information and resources in some of the guides for power users, IT pros, and developers.

System requirements

Supported operating systems: Mac OS X, Windows 7, Windows Vista, Windows XP Service Pack 2

  • Notes:
    • You will need either an XPS Reader (included in Windows 7 and Windows Vista) or Adobe Acrobat reader to view the documents.

Instructions

To install this download:

  1. Download the file by clicking the Download link (above) and saving the file to your hard disk drive.

Additional information

This download does not collect any personal information.

cara menggunakan kode Visual Basic untuk memilih sel

(Source: http://support.microsoft.com/kb/291304/id-id)

Contoh tentang bagaimana untuk memilih sel secara manual

Untuk secara manual memilih semua data dalam kolom, pilih satu sel, dan tekan CTRL + SHIFT + tanda panah bawah.

Demikian pula, untuk secara manual memilih berturut-turut dan semua kolom yang melekat pada baris, tekan CTRL + SHIFT + DOWN ARROW + kanan PANAH. Namun, semua data harus bersebelahan (yaitu, Anda tidak bisa memiliki kosong baris atau kolom). Juga, Anda dapat memilih kawasan data (bersebelahan data, tidak ada baris kosong atau kolom) dan dengan melakukan hal berikut:

  1. Pada Mengedit menu, klik Pergi ke.
  2. Dalam Pergi ke kotak dialog, klik Khusus.
  3. Dalam Pergi ke khusus kotak dialog, klik Saat ini daerah, lalu klikOke.

Anda juga dapat memilih kisaran ini dengan menggunakan sederhana Visual Basic untuk Kode aplikasi.

CatatanJika Anda mencoba untuk merekam prosedur ini dengan menggunakan makro perekam, Anda tidak menerima hasil yang sama.

Contoh cara menggunakan kode Visual Basic untuk memilih sel dalam berbagai

Microsoft menyediakan contoh pemrograman hanya sebagai ilustrasi, tanpa jaminan apa pun baik tersurat maupun tersirat. Termasuk, namun tidak terbatas pada, jaminan tersirat mengenai kelayakan untuk diperdagangkan atau kesesuaian untuk keperluan tertentu. Artikel ini mengasumsikan bahwa Anda telah terbiasa dengan bahasa pemrograman yang ditunjukkan dan dengan alat yang digunakan untuk membuat dan mendebug prosedur. Teknisi dukungan Microsoft dapat membantu menjelaskan fungsionalitas prosedur tertentu, namun mereka tidak akan memodifikasi contoh untuk memberikan fungsionalitas tambahan atau menyusun prosedur untuk memenuhi persyaratan khusus Anda. Contoh kode Visual Basic berikut menunjukkan bagaimana untuk memilih rentang yang berbeda-beda.

Jika Anda tahu sel awal (dalam hal ini contoh, sel awal adalah sel C1), dan Anda ingin memilih ke terakhir sel (dalam kolom yang sama) yang memiliki data tapi tidak tahu bahwa alamat, menggunakan kode berikut:

   Sub SelectRangeDown()
      Range("c1", Range("c1").End(xlDown)).Select
   End Sub

Catatan Makro SelectRangeDown mengasumsikan data ini bersebelahan. Jika tidak, jika ada sel kosong di kolom data Anda memilih, makro ini tidak dapat memilih semua sel-sel Anda di kolom.

Jika Anda data dimulai di sel C1, tapi tidak bersebelahan pada kolom, gunakan berikut makro dalam Microsoft Office Excel 2003 dan dalam Versi sebelumnya Excel:

   Sub SelectRangeDown_Discontiguous()
      Range("c1", Range("c65536").End(xlUp)).Select
   End Sub

Karena Microsoft Office Excel 2007 mendukung baris 1.048.576, menggunakan berikut makro di Excel 2007:

 Sub SelectRangeDown_Discontiguous()
      Range("c1", Range("c1048576").End(xlUp)).Select
   End Sub

Jika Anda ingin memilih dari sel aktif ke bawah dan semua kolom ke kanan (asumsi data bersebelahan di semua baris dan kolom), menggunakan berikut kode:

   Sub myrangearea()
      Range(ActiveCell, ActiveCell.End(xlDown).End(xlToRight)).Select
   End Sub

Jika Anda tahu sel awal (dalam kode contoh ini, sel awal adalah D1), dan Anda ingin memilih ke bawah kolom dan untuk benar, gunakan kode berikut:

   Sub RangeFromStart()
      Range("d1", Range("d1").End(xlDown).End(xlToRight)).Select
   End Sub

Untuk memilih semua data di kawasan, gunakan kode berikut:

   Sub CurrentArea()
      Selection.CurrentRegion.Select
   End Sub

Contoh-contoh yang disertakan dalam artikel ini menunjukkan kepada Anda bagaimana untuk memilih bervariasi berkisar pada lembar kerja aktif buku kerja Anda saat ini.

Untuk informasi tambahan tentang cara memilih rentang dengan Visual Basic untuk aplikasi (dan untuk lebih maju contoh), klik nomor artikel di bawah ini untuk melihat artikel di Basis Pengetahuan Microsoft:

291308  Cara memilih sel/kisaran dengan menggunakan prosedur Visual Basic pada Excel